Tjahjo Kumolo: Seleksi CPNS 2019 Bebas KKN

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa seleksi CPNS 2019 dipastikan bebas KKN. Pelaksanaan tahapan dalam ASN 2019 ini juga akan dilaksanakan secara terbuka dan transparan.

"Kami minta semua pihak yang terlibat dalam rekrutmen CPNS ini untuk berlaku secara adil dan terbuka dan bertanggung jawab tidak ada KKN,” tegasnya di Jakarta usai serah terima jabatan baru.
Tjahjo Kumolo telah dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri PAN-RB yang baru mengggantikan Syafruddin. Bahkan Tjahjo Kumolo bertekad akan langsung bekerja guna mempercepat reformasi Indonesia yang lebih maju.

“Proses menata ASN (Apartur Sipil Negara) merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang smart, terbuka. Sehingga diharapkan nantinya akan tumbuh inovasi yang dapat memberikan pertumbuhan daerah dalam berbagai sektor," tambahnya.

Salah satu prioritas yang akan dilaksanakan setelah mengemban tugas baru sebagai Menteri PAN-RB, menurut dia, adalah mengurus persiapan penerimaan CPNS. Ini dianggap sangat penting agar bisa merekrut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertalenta, andal dan dapat ikut memajukan bangsa.

Seleksi CPNS 2019 Diharapkan Tepat Sasaran


Pada bagian lain Tjahjo Kumolo juga mengaku sedang mempelajari berbagai hal yang lebih dalam tentang rencana rekrutmen ASN 2019. "Ini sedang saya bahas dan diseleksi dulu karena kami ingin tepat," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah tahun ini akan membuka lowongan CPNS 2019 sebanyak 197.111 formasi. Jumlah terbagi menjadi 37.854 formasi untuk kementerian dan lembaga di pusat dan sebanyak 159.257 formasi untuk pemerintah daerah.

Seleksi CPNS 2019 Bebas KKN


Meskipun pengumuman rekrutmen ASN 2019 yang sebelumnya direncanakan akan dilakukan pada 25 Oktober namun ditunda. Namun penunbdaan ini diharapkan tetap di akhir bulan Oktober 2019 ini. Apalagi tak seidkit masyarakat yang menunggu pengumuman resmi CPNS 2019 ini.

Tjahjo menyatakan bahwa saat ini jumlah PNS yang ada didominasi oleh tenaga administrasi. Sementara untuk kebutuhan yang banyak diajukan adalah untuk tenaga kesehatan dan penyuluhan.
Menteri PAN-RB itu menyatakan banyaknya pegawai negeri dari bidang administrasi akan lebih fungsionalkan dengan baik. Sedangkan penerimaan pegawai baru harus disesuaikan dengan kebutuhan, seperti tenaga penyuluh pertanian, pegawai puskesmas, dan lainnya.

Seperti dikutip dari data BKN, jumlah total PNS yang bekerja di kementerian dan lembaga tercatat sebanyak 4,28 juta orang. Jumlah ini terbagi 77,4 % ada di instansi daerah dan sebanyak 22,6 % ada di instansi pusat. Begitu juga berdasarkan posisinya, 50,17 % merupakan jabatan fungsional tertentu, 10,73 % adalah jabatan struktural, dan sebanyak 39,10 % pada jabatan fungsional umum.

Sedangkan berdasarkan keahliannya, sebanyak 70.56 % PNS merupakan tenaga pendidik atau guru, 14,43 % merupakan tenaga kesehatan, dan 15,01 % adalah tenaga teknis. Mayoritas PNS yang ada didominasi berjenis kelamin wanita sebanyak 51,29 % dan yang laki-laki sebanyak 48,71 %.

Untuk tingkat pendidikannya, mayoritas PNS yang ada merupakan lulusan sarjana tingkat I sebanyak 53,46 %, Sarjana tingkat II sebanyak 9,34 %, Diploma II sebanyak 3,63 %, Diploma III sebanyak 9,70 %, dan lulusan SMA sebanyak 19,17 %. Selain itu juga masih ada lulusan SMP meskipun semakin sedikit yang sebanyak 1,18 %, dan lulusan sekolah dasar sebanyak 0,64 %.

Demikianlah informasi tentang tekad Menteri PAN-RB yang baru Tjahjo Kumolo yang menginginkan agar proses seleksi CPNS 2019 harus bebas KKN, transparan, dan adil. Nah, buat anda yang ingin menjadi abdi negara sebaiknya segera siapkan berbagai kelengkapan dokumen dan persyaratan lain agar tidak tertinggal dan bisa memanfaatkan peluang lowongan ini dengan baik.

Ayo kunjungi sscnbkn.win

Subscribe untuk berlanggganan info terbaru :

0 Response to "Tjahjo Kumolo: Seleksi CPNS 2019 Bebas KKN"

Posting Komentar