CPNSNews.Com ~ Surat Edaran CPNS 2019/2020 Yang Dikeluarkan Menpan Mengenai Formasi Pendaftaran | Akhir-akhir jagat maya dihebohkan oleh Surat palsu didalamnya menyatakan Kemenpan RB membuka lowongan CPNS 2019/2020 sebanyak 533 pemeritah pusat dan daerah dengan jumlah formasi sebanyak 104.290.

Dengan adanya kabar sebelumnya bahwa pemerintah akan mengadakan CPNS 2019/2020 maka tentu saja surat palsu ini cepat menyebar, dan hal ini telah diklarifikasi oleh pihak Kemenpan RB bahwa Surat edaran CPNS yang mengatasnamakan Menpan tersebut adalah palsu.

Surat Edaran Menpan CPNS 2019/2020
Surat Edaran Menpan CPNS 2019/2020


Adapun wujud dari surat palsu itu sepintas lalu mirip dengan asli karena didalamnya terdapat laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019.

Di bagian bawah yakni tempat dan tanggal pembuatan surat tertera bahwa surat palsu itu telah ditetapkan pada 1 November lalu lengkap dengan tanda tangan Menteri PANRB Asman Abnur.

Agar kabar tidak menimbulkan polemik maka Menpan melalui Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB mengklarifikasi bahwa surat yang beredar di masyarakat melalui medsos tersebut palsu dan tidak benar adanya, alias hoax.

Untuk itu masyarakat diminta lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. “Kami tegaskan bahwa surat yang berisi perihal laporan penetapan e-formasi bagi tenaga honorer adalah palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Berkenaan dengan hal tersebut masyarakat harus lebih hati hati dan tidak mudah untuk percaya,”.

Dijelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pengangkatan CPNS dilakukan melalui proses seleksi. “Tidak ada pengangkatan CPNS dari tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak secara otomatis tanpa tes,” ujar Herman.

Pihak Kemenpan RB pun selalu mengimbau agar sebagai pengguna internet kita harus lebih berhati-hati dan tidak serta merta percaya info pengangkatan CPNS di medsos dan internet lainnya, harus diklarifikasi terlebih dahulu di website resmi Kementerian PANRB, yakni : www.menpan.go.id.

Lihat : jadwal pendaftaran CPNS online 2019/2020

Belum ada bukaan resmi Pendaftaran CPNS 2019/2020


Info CPNS yang pasti dan resmi hanyalah yang dimuat oleh situs resmi Menpan sesuai yang telah dijelaskan sebelumnya, selanjutnya ada beberapa kabar CPNS 2019/2020 yang mungkin sangat dinantikan oleh banyak orang seperti di bawah ini :

1. Rencananya pendaftaran akan dimulai Maret 2019/2020


Benarkah maret akan dimulai pendaftaran CPNS 2019/2020? Menpan Asman Abnur pernah mengatakan bahwa saat ini sedang dalam proses validasi data usulan formasi dari setiap daerah, sedangkan untuk bukaan resmi tunggu info resmi dari web Menpan.go.id

Dalam keterangan lainnya pengumuman bukaan CPNS 2019/2020 akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019/2020 namun proses pendaftaran akan dibuka mulai Februari 2019/2020. Jika tidak ada penundaan berarti bulan depan, terus pantau info perkembangan mengenai CPNS 2019/2020 ini.

Lihat : Jadwal CPNS Maret 2019/2020

2. Persiapan melengkapi syarat umum Pendaftaran CPNS


Bagi yang memang berencana untuk ikut pendaftaran CPNS maka berikut persyaratan umum pendaftar yang diperlukan;

a. Pendaftar CPNS harus WNI (Warga Negara Indonesia).
b. Berkelakuan baik dan tidak pernah terlibat kasus hukum serta kriminal.
c. Tidak pernah diberhentikan sebagai PNS/Anggota TNI/Polri baik secara homat/tidak hormat maupun atas permintaan sendiri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
d. Tidak berkedudukan sebagai CPNS /PNS/Calon Anggota TNI/Polri serta Anggota TNI/Polri dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan pihak manapun.
e. Tidak menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik.

3. Dokumen Wajib Pelamar CPNS yang Harus Dipersiapkan


Dokumen antara pendaftar SMA dengan sarjana berbeda. Untuk tenaga profesional persyaratan atau dokumen yang harus dipersiapkan sebagai berikut:
a. Fotokopi KTP
b. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
c. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
d. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain;
a. Materai Rp 6.000
b. Fotokopi KTP
c. Fotokopi ijazah/STTB
d. Fotokopi ijazah SD
e. Fotokopi ijazah SLTP
f. Fotokopi ijazah SLTA.

4. Alur Pendaftaran CPNS yang harus dilalui peserta


Hanya ada 4 alur utama yang wajib dilalui oleh semua peserta tes CPNS yakni :
  • Pertama, pendaftar dilakukan portal masing-masing kementrian/CPNS daerah.
  • Kedua, isi formulir dan jangan lupa ditandatangani
  • Ketiga, Anda akan mendapat nomor bukti registrasi
  • Keempat, unggah/kirimkan dokumen yang dibutuhkan, jangan lupa sertakan pas foto sesuai ketentuan.
  • Kelima, kirimkan berkas-berkas seperti formulir pendaftaran.

5. Kuota Penerimaan CPNS secara total.


Nah untuk kuota masih banyak yang bertanya-tanya, berapa sebenarnya Kuota Penerimaan CPNS secara total tahun 2019/2020, karena kuota menggambarkan peluang.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementrian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Kementrian PANRB sudah mengusulkan formasi jumlah CPNS 2019/2020 ke Kementrian Keuangan.

"Pada 2019/2020 yang akan pensiun 250 ribu orang. 38 ribu di pemerintah pusat dan sisanya daerah. Posisi terakhir baru itu yang kami sampaikan ke Kementerian Keuangan untuk 2019/2020," ujarnya.

Info pasti yang berhasil dihimpun bahwa dalam bukaan CPNS 2019/2020 tak lebih dari 250 ribu posisi sesuai dengan usulan sebelumnya untuk tes CPNS tahun 2019/2020.

6. Gaji Lulusan PNS 2019/2020, impian banyak orang


Hal terakhir yang dibahas kali ini adalah mengenai gaji, karena memang gaji mempunyai daya tarik tersendiri yang membuat lowongan CPNS setiap tahun sangat dinantikan dan mampu menarik minat banyak orang.

Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, rumusan upah yang diterima bagi PNS alias take home pay hanya akan terdiri dari tiga komponen, yakni gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan.

Untuk gaji pokok, akan ada peningkatan rasio atau perbandingan antara besaran gaji terendah PNS dan gaji tertinggi PNS.

Gaji pokok tidak lagi berdasarkan masa kerja, tetapi didasarkan pada beban kerja, tanggung jawab, dan risikonya. Saat ini, rasio gaji pokok yang berlaku mencapai 1:3,7.

Contohnya, jika gaji pokok terendah PNS sekitar Rp 1,2 juta, gaji pokok tertinggi sebesar Rp 4,44 juta.

Pada tahun 2019/2020 ini, rasionya naik menjadi 1:11,9 sehingga gaji pokok tertinggi bisa melonjak Rp 14,3 juta.
Description
: Surat Edaran CPNS 2019/2020 Yang Dikeluarkan Menpan Mengenai Formasi Pendaftaran
Rating
: 4.5
Reviewer
: CPNS Guru
ItemReviewed
: Surat Edaran CPNS 2019/2020 Yang Dikeluarkan Menpan Mengenai Formasi Pendaftaran